The Daybreak Chronicles
Senjata

The Daybreak Chronicles

Kelangkaan 5BowCRIT DMG

Stat Level

Level
ATK674
CRIT DMG44,1%
The Daybreak Chronicles — Semua puisi dan lagu tentang perlawanan jatuh bagai nada lembut di dawai. Kekuatannya yang seperti sinar fajar mampu memecah kegelapan dari malam yang tiada henti.
Bahasa Indonesia

Ode Beyond Time

Karakter yang mengenakan mendapatkan Stirring Dawn Breeze: Setelah keluar dari kondisi bertempur selama 3 detik, DMG Normal Attack, Elemental Skill, dan Elemental Burst +60%. Saat dalam kondisi bertempur, efek peningkatan DMG di atas berkurang 10% setiap detiknya, hingga mencapai 0%. Saat Normal Attack, Elemental Skill, atau Elemental Burst mengenai musuh, efek peningkatan DMG dari serangan tersebut +10% hingga mencapai 60%. Efek setiap jenis serangan di atas dapat terpicu sekali setiap 0,1 detik. Efek di atas tetap dapat terpicu saat Karakter yang mengenakan ada di dalam party namun sedang tidak berada di medan pertempuran. Selain itu, jika party sedang memiliki efek Hexerei: Secret Rite, saat Normal Attack, Elemental Skill, atau Elemental Burst mengenai musuh, efek peningkatan DMG semua jenis serangan ini akan berubah menjadi +20%.

Karakter Pengguna — Bow

Kisah

"Kreuzlied, apakah kamu pernah mendengar pipa memanggil di kala senja?" "Pernahkah kamu mendengar suara angin bernyanyi: selamat tinggal selamanya?" "Kami tidak akan menangis untukmu, karena angin malam akan menghapus air mata kami." "Ya, sobat, angin akan menghapus air mata kami." Dikatakan bahwa dulu ada seorang kelompok musik petualang yang berkonspirasi untuk membunuh yang berkuasa, Di antara mereka terdapat keturunan bangsawan pemberontak bernama Kreuzlied. Sebuah nada ditulis untuknya setelah rencana tersebut gagal. Nama aslinya, tentu saja bukan "Kreuzlied", dan bahkan sudah lama terlupakan oleh waktu. Istilah Kruizlied sendiri dalam bahasa kuno berarti "Nyanyian Hukuman". Pada masa itu di mana malam menjadi panjang dan kegelapan semakin pekat, pembelot, bandit, pemberontak, Akan mendapat hukuman yang kejam di depan umum yang pada akhirnya akan membuat orang berdoa untuk mati daripada menderita lebih lama, dan para bangsawan akan mencela dan menyebut teriakan mereka bagaikan sebuah nyanyian. Pada masa itu di mana orang tidak dapat melihat cahaya fajar, "Kreuzlied" menjadi sebuah istilah bagi mereka yang berusaha bangkit dan gagal, Namun akhirnya, itu juga menjadi panji umum perlawanan bagi pemberontak. Nama Kreuzlied sudah lama menghilang dimakan waktu. Namun, itu tidak masalah karena pada saat itu, Kreuzlied sudah memiliki banyak nama panggilan tak terhitung jumlahnya yang dibawakan oleh nyanyian angin: "Gembala Tanpa Nama", "Imunlaukr", "Midnight Rogue". "Dawnlight." "Gunnhildr." "Ragnvindr" .... Hingga akhirnya Kreuzlied yang terakhir akan terbangun dari tidur seribu tahunnya. Menjawab panggilan dari gadis asing yang tinggal di tanah ini. Sama seperti dia yang dilahirkan karena keinginan seorang pemuda .... Nyanyian yang menceritakan Kreuzlied sangat populer. Namun pada akhirnya, nyanyian itu akan ditinggalkan, karena pada waktu setelah kegelapan, namanya sudah tidak dibutuhkan lagi. "Kreuzlied, pernahkah kamu melihat cakrawala berubah menjadi putih?" "Pernahkah kamu mendengar seorang gadis bernyanyi kepada angin: selamat tinggal selamanya?" "Mentari pagi membasuh air mataku, dan berkata bahwa fajar telah menyingsing." "Oh kasihku, fajar, kini telah menyingsing."

Kontribusi
The Daybreak Chronicles — Senjata | Database Genshin Impact