Wolf-Fang
Senjata

Wolf-Fang

Kelangkaan 4SwordCRIT Rate

Stat Level

Level
ATK510
CRIT Rate27,6%
Wolf-Fang — Konon menurut legenda, pedang panjang ini pernah digunakan oleh seorang kesatria pengembara di masa lalu.
Bahasa Indonesia

Northwind Wolf

Meningkatkan DMG yang diakibatkan Elemental Skill dan Elemental Burst sebesar 16%. Saat Elemental Skill mengenai musuh, CRIT Rate Elemental Skill meningkat 2%. Saat Elemental Burst mengenai musuh, CRIT Rate Elemental Burst meningkat 2%. Kedua efek tersebut masing-masing dapat berlangsung selama 10 detik dan dapat ditumpuk sampai 4 kali. Efek tersebut dapat terpicu sekali setiap 0,1 detik.

Karakter Pengguna — Sword

Kisah

Tanpa sengaja, atau mungkin campur tangan takdir, di antara semua anggota Knights of Favonius, Kesatria paling hebat dan binatang buas yang dijadikan lambang mereka adalah: Singa, diturunkan dari Grand Master Knights of Favonius pertama, Dan kesatria serigala, Boreas, yang berasal dari masa yang sama. Tidak ada satu pun catatan mengenai Knight of Boreas. Nama ini berasal dari cerita yang beredar di jalanan pada masa itu. Di akhir ceritanya, si pedagang (atau petani) yang putrinya diselamatkan, akan bertanya: "Bagaimana casranya kami berterima kasih, wahai kesatria yang terhormat?" Si kesatria menjawab: "Ketika putrimu menikah, bersulanglah untukku". "Ah! Mohon maaf ... Baiklah, bolehkah aku tahu untuk kesatria agung siapa aku akan bersulang kelak?" Si kesatria berpikir sejenak, kemudian menjawab: "Bersulanglah untuk rekanku. Boreas, begitulah namanya". Dan adegan akhirnya pun seperti ini: Di saat bersamaan, di hutan (atau di balik gunung, di tempat yang jauh dari pandangan), Angin bertiup. Si pedagang (atau petani) melihat ke arah sana, Lalu melihat sepasang mata yang buas dalam kegelapan, sedingin es. Yang dengan sangat cepat menghilang. Setelah si pedagang (atau petani) sadar, si kesatria pun sudah pergi. Ada banyak versi ceritanya. Putri selalu diselamatkan, dan si kesatria selalu tanpa nama. Tapi sebelum ceritanya menjadi cerita, dia hanyalah seorang pengembara asing yang mengenakan jubah tua berdebu. Ada orang yang menyadari baju zirah yang tersembunyi di bawah jubahnya. Tapi itu tidak berarti apa-apa. Pemilik zirah itu mungkin hanyalah orang yang kehilangan status bangsawan seiring dengan reformasi. Pemilik kedai melihat orang itu membayar dengan koin emas dan perak sungguhan, yang lambangnya tidak dia kenali. Tapi sama saja, emas dan perak tidak bertuan. Pelanggan yang membayar tunai dan tidak mabuk bikin gara-gara itu jarang sekali ada. Kisahnya berasal dari siluman ular di seberang lautan, yang datang dari cakrawala untuk mencari kehangatan dan ketenangan. Ketika Knights of Favonius masih muda, kesatria tanpa nama itu mematok tarif satu koin perak untuk pergi berburu iblis di luar kota. Bau darah dan mayat busuk di pantai menarik perhatian burung elang pemakan bangkai. Demikianlah asal mula nama Falcon Coast, yang tidak ada hubungannya dengan Falcon of the West. Pada tahun-tahun setelahnya, Knights of Favonius bersikeras mengajak si kesatria tanpa nama bergabung. Ajakan yang selalu ditolaknya. Nyatanya peristiwa dalam kisah Boreas mungkin sesungguhnya terjadi kepada Grand Master masa itu dan si kesatria. Grand Master yang kehilangan kesabaran setelah ditolak berulang kali akhirnya mengepung si kesatria di jalanan. Dua kalimat terkenal dalam kisah itu mungkin dituturkan ketika kesatria tanpa nama, Boreas, pergi. Maknanya mungkin sama, tapi pengucapannya agaknya tidak bersahabat seperti di dalam cerita. Tapi jika cerita itu hendak dijadikan puisi, maka membosankan sekali jadinya. Para penyair mengambil percakapan penutup dan menggabungkannya dengan sepak terjang si kesatria ketika di Mondstadt, menenun banyak kisah yang menarik. Dia tinggal di Mondstadt sekian tahun saja, tapi bayangannya abadi setelah dia pergi.

Kontribusi
Wolf-Fang — Senjata | Database Genshin Impact