Wanderer's Troupe
Artefak

Wanderer's Troupe

Kelangkaan 5

Bonus Set

2

2 Bagian

Elemental Mastery +80.

4

4 Bagian

Meningkatkan 35% DMG Charged Attack karakter yang menggunakan Catalyst, Bow.

Bahasa Indonesia

Bagian

Troupe's Dawnlight

Troupe's Dawnlight

Flower of Life

Medali kecil yang berbentuk bunga. Saat berada di tempat yang sangat tenang, suara nyanyian dan seruling terasa hampir bisa terdengar darinya.

Kisah

Lambang berbentuk bunga kecil. Sepertinya ada musik yang berasal darinya. Di antara rombongan itu juga ada ahli pedang yang karismatik. Indah seperti cahaya di air, elegan seperti kicauan burung. Setiap tebasannya menyanyikan nada angin. Akhir dari setiap lagu dan tarian seolah seperti matahari setelah hujan. Sejak itu debu dari panggung maupun kehidupannya sendiri terasa lebih kosong karena tidak ada musiknya. Baik musik maupun pedangnya sama-sama mematikan namun juga indah. Inilah penampilan dari rombongan tersebut yang mempunyai dua penonton yang berbeda. Bagi para musuhnya, musiknya sungguh beragam melampaui panggung itu sendiri.

Bard's Arrow Feather

Bard's Arrow Feather

Plume of Death

Bulu anak panah zamrud yang tidak layu ataupun tertekuk meskipun disimpan untuk waktu yang lama. Suara seperti air yang mengalir dapat terdengar dari dalamnya.

Kisah

Sebuah panah indigo yang telah selamat dari ujian waktu. Seolah seperti ada melodi yang dihasilkan panah itu saat melewati angin. Pemain harpa dari anggota rombongan itu juga adalah seorang pemanah handal. Legenda mengatakan bahwa dia bisa menarik perhatian burung-burung di udara dengan harpanya dan menembak mereka dengan panahnya. Dikatakan bahwa dia tidak pernah melihat ke angkasa saat memainkan harpa untuk menarik perhatian burung-burung. Beberapa orang mengira itu karena kesombongan dirinya, namun rekannya berkata itu adalah belas kasihan darinya. Burung bernasib malang menjadi penghias panah sang pemain harpa, Suara harpa menjadi syair ratapan sedih bagi burung-burung.

Concert's Final Hour

Concert's Final Hour

Sands of Eon

Jam pasir yang digunakan saat kelompok panggung memainkan lagu. Pernah mengeluarkan suara yang merdu di masa lalu, tetapi kini pertunjukan telah berakhir.

Kisah

Jam pasir milik rombongan, yang juga adalah harpa. Melodi yang semakin dalam dengan seiring berjalannya waktu. Saat pertunjukan berakhir, rombongan itu akan memainkan harpa. Seiring berjalannya waktu, nada harpa menjadi semakin dalam. Ketika suara harpa hilang ditelan angin, di situlah tirai pertunjukan ditutup. Semua pasti akan berakhir, tidak terkecuali rombongan itu. Satu demi satu, setiap anggota rombongan menemui takdirnya dan instrumen mereka terkubur dalam debu, Dan instrumen merekapun menemui akhir takdirnya.

Wanderer's String-Kettle

Wanderer's String-Kettle

Goblet of Eonothem

Botol minuman kuno dengan bentuk yang aneh. Senar harpa terpasang di dalamnya, dan menimbulkan suara yang merdu setiap kali air dikucurkan dari botol ini.

Kisah

Bentuk ketel yang mengeluarkan melodi indah dengan air yang mengalir. Selalu ada lagu di kehidupan anggota rombongan itu, walaupun mereka sedang meminum air. Sebuah cerita kuno menceritakan tentang rombongan petualang yang berkeliaran. Mereka menggunakan seruling sebagai pedang, harpa sebagai panah. Mereka bertempur tidak hanya untuk kawan namun juga lawannya. Mereka bertualang melalui padang pasir dan menginjakkan kakinya di Mare Jivari. Suara harpa bergema di ketel adalah pengingat bagi mereka: "Kami berjalan beriringan dengan melodi tanpa henti." "Di mana musik berada, di situ kami berada"

Conductor's Top Hat

Conductor's Top Hat

Circlet of Logos

Topi tua yang masih tetap memancarkan kilaunya. Melodi tua seakan dapat terdengar saat melihat rupanya yang sangat kuno.

Kisah

Sebuah topi indah yang tidak tersentuh waktu. Mendengar dari dekat, seseorang dapat mendengar melodi kuno yang bergema dari dalam topi. Ribuan tahun lalu, rombongan petualang berjalan mengarungi dataran. Rombongan itu mempunyai selembar kertas musik. Mereka menyanyikan apa yang mereka lihat dan mendengar apa yang mereka mainkan. Seiring waktu berlalu, rombongan itu akhirnya menyadari luasnya dunia, "Banyak hal di dunia ini untuk kita nyanyikan." Mereka mengubah catatan menjadi kata dan menulisnya di dalam buku perjalanan. Buku ini, The Widsith, masih dipegang erat oleh sang konduktor walaupun setelah kematiannya.

Kontribusi
Wanderer's Troupe — Artefak | Database Genshin Impact