Husk of Opulent Dreams
Artefak

Husk of Opulent Dreams

★★★★★

Bonus Set

2

2 Bagian

DEF +30%.

4

4 Bagian

Karakter yang mengenakan set Artefak ini akan mendapatkan efek Curiosity dalam kondisi berikut: Karakter aktif akan mendapatkan 1 lapis setelah serangan Geo-nya mengenai musuh, dapat terpicu setiap 0,3 detik. Karakter bisa mendapatkan 1 lapis setiap 3 detik jika tidak berada di medan pertempuran. Efek Curiosity dapat ditumpuk hingga 4 lapis, setiap lapis meningkatkan 6% DEF dan 6% Geo DMG Bonus. Karakter akan kehilangan 1 lapis setiap 6 detik jika tidak mendapatkan efek Curiosity baru.

Bahasa Indonesia

Domain

Bagian

Bloom Times

Bloom Times

Flower of Life

Dekorasi emas berbentuk enam kelopak bunga. Melalui bentuk kelopaknya yang tidak pernah layu, pandanglah betapa fananya kejayaan dunia.

Kisah

Yang dia lihat dalam mimpinya adalah sebuah bayangan menari diiringi musik di bawah cahaya rembulan, sama seperti pemuda di masa lalu, yang mirip seperti selembar kertas kosong. Bagaikan sosok diri yang murni namun rapuh, yang muncul setelah semua kebencian dan penderitaannya hilang. Sang pengembara itu tidak tahu bahwa dia masih bisa bermimpi, dia berpikir bahwa ini pasti akal-akalan dari sang peneliti, atau mungkin wujud perlawanan kecil dari hati yang telah tiada. "Kamu telah berhasil mendapatkan "hati" yang selalu kamu mimpikan, tapi itu hanyalah alat untuk kebohongan dan tipu daya. Sekarang, akhirnya kamu akan mendapatkan hal yang benar-benar milikmu, dan tubuh palsu ini bisa bercita-cita untuk kekuatan atas dunia ini. Tapi, semua ini hanyalah mimpi kemuliaan yang berlangsung sekejap. Dan suatu hari nanti, akan hilang di tengah embusan bumi yang sedang menderita ...." Apakah "dia" dari masa lalu yang mengatakan ini? Atau "dia" dari masa depan? Sang pengembara itu tidak peduli, karena saat dia bangun, yang hilang bukanlah dirinya, melainkan masa depan yang sangat rapuh itu.

Plume of Luxury

Plume of Luxury

Plume of Death

Penanda berbentuk bulu yang dibawa dari sebuah aula terpencil. Karena belas kasihan dari penciptanya, benda ini diletakkan di dalam aula itu bersama sesuatu yang sedang tertidur.

Kisah

Sang pengembara yang eksentrik itu sudah tidak memikirkan hal ini, tapi setiap kali dia menutup matanya, dia masih bisa melihat cahaya bulan dan api tungku yang menerangi malam hari di Tatarasuna. Ajudan muda yang baik hati itu berkata: "Ornamen emas ini adalah bukti identitas yang diberikan oleh Yang Mulia Shogun, tapi selagi kamu mengelilingi dunia, selalu ingatlah hal ini, jangan pernah mengungkapkan jati dirimu pada orang lain." Inspektur yang keras kepala itu berkata: "Ornamen emas ini mungkin memang bukti identitas dari Yang Mulia Shogun, tapi kamu bukan manusia dan bukan sebuah peralatan, jadi aku hanya bisa bersikap seperti ini padamu. Jangan menaruh dendam!" Sang pengembara yang telah meninggalkan hari kemarin sudah tidak memikirkan tentang hal itu, tapi setiap kali dia menutup telinganya, dia masih bisa mendengar deru angin yang bertiup tahun itu. Sepasang mata yang menanti=nantikan berkata: "Ornamen emas ini adalah bukti identitas yang diberikan oleh Yang Mulia Shogun, pasti bisa digunakan untuk menyelamatkan para rakyat." Sang miko yang cerdas dan cantik itu berkata: "Ornamen emas ini adalah bukti identitas yang diberikan oleh Yang Mulia Shogun, dan dia tidak akan pernah meninggalkanmu. Sedangkan aku sendiri akan berusaha secepat mungkin mengirimkan bala bantuan ...." Tapi pada akhirnya, anak panah berwarna emas itu tertutup debu, dan segala cerita telah terbakar oleh api karma hingga habis tanpa jejak.

Song of Life

Song of Life

Sands of Eon

Di Inazuma, ini adalah sebuah benda dari bangsa luar. Bagian dalam mekanisme ini sudah dicabut sehingga jarumnya sudah tidak bergerak lagi.

Kisah

Awalnya dia dilahirkan untuk menjadi wadah sebuah "hati", tapi dia meneteskan air mata di dalam mimpinya. Apa daya sang penciptanya memperhatikan: Dia terlalu rapuh, baik sebagai manusia atau sebagai sebuah alat. Tapi sang penciptanya tidak menghancurkannya, dan membiarkannya terus tertidur. Di karya-karya mendatangnya, dia juga akan membuat desain yang tidak memiliki tempat penyimpanan jantung. Tak lama setelahnya, "bukti" paling mulia dan bergengsi di dunia akan tidak memiliki rumah, dan dikirim ke kuil besar di Mt. Yougou. Setelahnya, boneka yang cantik itu terbangun dan memulai pengembaraannya. Dia telah melihat berbagai jenis hati, yang baik, yang adil, yang kuat, yang lemah lembut .... Sang boneka juga ... menginginkan sebuah hati. Setelahnya, boneka yang indah ini akhirnya berhasil mendapatkan sebuah "hati", inilah tujuan hidupnya, alasan kenapa ia diciptakan. Tapi, bukan ini yang benar-benar diinginkan oleh si boneka, karena benda ini tidak berisi berkah apa pun, hanya benda upacara yang penuh dengan keegoisan, kemunafikan, kelicikan, dan kutukan. Semuanya terbungkus dalam penampilan yang begitu indah. Baik dan jahat, keduanya adalah ciptaan makhluk hidup, tidak berguna dan meracau. Tapi seandainya dia mengorek "jantung" ini, maka dia tidak akan bisa merasakan apa-apa lagi ....

Calabash of Awakening

Calabash of Awakening

Goblet of Eonothem

Botol labu yang dihias dengan serbuk emas dan cat hitam. Warna aslinya sudah tidak terlihat lagi, sepertinya fungsi utamanya adalah untuk properti pertunjukan.

Kisah

Amenoma, Futsu, Isshin, Hyakume, Senju. Dulu, ini adalah lima cabang dari Raiden Gokaden. Tapi pada zaman sekarang, hanya Amenoma yang masih memiliki penerus, Sementara garis keturunan Isshin, dapat dikatakan keturunannya hampir tak ada. Di mata rakyat biasa, hal ini hanyalah efek alami dari berlalunya waktu, mereka tidak pernah berpikir bahwa kejatuhan tiba-tiba ini adalah sebuah misteri. Sang pengembara tidak akan mau mengakuinya, bahwa semua yang dia lakukan adalah balas dendamnya terhadap si pembuat pedang. Dia juga tidak akan mengatakan kebenarannya, bahwa dia meninggalkan rencananya setengah jalan karena tiba-tiba terasa bosan. Dengan nada bicara yang dia pelajari dari seorang peneliti, dia akan mengatakan: "Semua ini hanyalah eksperimen kecil tentang sifat manusia." Di teater tradisional Inazuma, ada seorang karakter yang dikenal sebagai "Kunikuzushi". Mereka adalah orang-orang yang sering digambarkan sebagai penipu dan pengkhianat bangsa. Pada akhir pengembaraannya, dia memilih nama ini atas keinginannya sendiri. Sedangkan dia sudah tidak ingat namanya dulu. Sudah menjadi hal lumrah di teater tradisional Inazuma untuk menggabungkan nama tiga bagian pertunjukan menjadi judul lengkap pertunjukan, Contohnya, "Sumirezome", "Sangetsu", dan "Kogetsukan" digabungkan menjadi judul pertunjukan "Sumirezome Sangetsu Kogetsukan". Mungkin akan datang suatu hari, saat segala hal yang pernah dialami tubuh ini, menjadi cerita yang disebarkan di antara manusia, menjadi ingatan ley line nun jauh di sana. Tapi saat ini, ketiga bagian pertunjukannya masih berlangsung.

Skeletal Hat

Skeletal Hat

Circlet of Logos

Topi yang sediakala berfungsi untuk melindungi pengembara dari terik matahari dan guyuran hujan, kemudian menjelma sebagai peranti bagi wajah agar tertutupi dan ekspresi untuk bersembunyi.

Kisah

"Ke mana kamu akan pergi, pengembara?" Sang pengembara muda itu terhenti saat mendengar suara seorang anak. Dia adalah anak dari seorang pengrajin di Tatarasuna. Meskipun dia sedang sakit, tapi matanya masih terlihat jernih. Sang pengembara berkata pada anak itu bahwa dia akan pergi ke Kota Inazuma. "Tapi sekarang sedang hujan deras. Katanya orang-orang yang pergi dari tadi masih belum kembali!" Sang pengembara membuka dan menutup mulutnya beberapa kali ... tapi pada akhirnya hanya bisa tersenyum pada anak itu. Kali selanjutnya dia menjejakkan kakinya di pulau itu, anak itu sudah tidak diketahui keberadaannya. "Hei orang Inazuma, mau ke mana kamu? Ini bukan kapal untukmu!" Sang pengembara muda itu dihentikan oleh tukang perahu di pelabuhan. Tapi sebelum pengembara muda itu bisa mencabut pedangnya, dia dihentikan oleh pria yang bersamanya. Pria itu memberi tahu tukang perahu bahwa pengembara muda itu adalah temannya. "Ah, jadi dia tamumu, Tuan? Maafkan kesalahpahamanku." Pria itu memberikan jaket kepada pengembara muda itu agar tidak kedinginan, tapi pemuda itu menggelengkan kepalanya. Dia tidak butuh jaket itu, dia hanya ingin tahu hal-hal menarik apa yang bisa dia temui di perjalanan panjang ini. "Tuan Harbinger. Ke mana kamu ingin pergi"? Pemuda yang sangat membenci manusia cerewet, menampar bawahannya dengan punggung tangannya. Tapi dia juga suka menyaksikan ekspresi wajah manusia yang penuh dengan rasa takut dan ketidakberdayaan, mungkin dia belum mengusir anak buahnya ini karena ekspresi wajahnya yang beragam. Dia memberi tahu orang yang sedang berlutut sambil gemetaran itu untuk mengarah ke Timur, ke Mondstadt. "Saya mengerti! Aku akan mempersiapkan penjaga Anda sekarang juga!" Tentu saja dia tidak butuh penjaga, tapi dia lebih malas membalas ucapan bawahannya itu. Sambil mengenakan topi pengembaranya, dia pergi ke arah timur sendirian. "Anak muda, ke mana kamu ingin pergi?" Saat pulang, pemuda itu dihentikan oleh seorang wanita tua di tepi jalan. Dia memberitahunya bahwa dia ingin pergi ke barat. "Ke Pulau Yashiori, ya? Ada keperluan apa?" Wanita ini tidak berpikir panjang, dia hanya tahu bahwa kondisi di sana sedang kacau. Pemuda itu membalas perhatian wanita itu dengan sebuah senyuman tulus, dia berkata bahwa dia berjanji untuk bertemu dengan seseorang. Saat perahu pelan-pelan mendekati pesisir, seorang wanita berpakaian asing terlihat sedang berdiri di tepi, dan melemparkan sebuah bola kristal kecil ke arah pemuda itu dari jauh. Pemuda itu menangkapnya dengan mudah, kemudian mengangkatnya ke arah matahari yang sedang terbenam.

Kontribusi
Husk of Opulent Dreams — Artefak | Database Genshin Impact